Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Frekuensi Pertemuan

Frekuensi Pertemuan Akankah tawa itu hadir lagi? Menghiasi ruang kalbu bak semerbak di taman nun indah Hiruk pikuk candaanmu akan selalu men giang ria Memang indah rasanya jikalau kita masih sering bertemu, bercanda ria, menyimpan potret beragam ekspresimu yang sedang tidak sadar, atau hanya sebatas menikmati kebersamaan itu Namun, tidakkah rindu itu akan pudar saat kita sering bertemu? Bukankah rindu itu akan tumbuh justru pada saat kita jarang bertemu? Bukankah yang diharapkan ialah kerinduan sejati? Dimana saat kita bertemu kerinduan itu benar-benar terbayar? Frekuensi pertemuan Bukan tidak dapat terhitung, tapi memang sengaja tak kuhitung Pertemuan yang akan menyumbangkan kasih di antara kita Menguras pikiran karena harus pusing memikirkan bahkan merindukanmu Bayanganmu melanglangbuana di pikiranku Terkadang hati harus beradu dengan logika Hati harus sejalan dengan logika? Tidak mutlak seperti itu , kurasa. 17/09/ 20 14

Akankah?

Akankah? Dalam diamku, aku merindu Dalam tawaku, aku merindu Dalam tangisku, aku pun merindu Dalam do’aku, aku terlebih merindu Bak merindukan bulan di pagi hari, Merindukan fajar di malam kelam Senja, memang indah Namun, kesenjangan, akankah sama? Kurasa tidak. Semburat senja mewakili lengkung senyummu Tawamu menyeringai kalbu Memutar balik memori yang masih tersimpan utuh Tawa itu, akankah kembali? Tangis itu, akankah hadir lagi? Semua kenangan itu, akankah masih utuh di setiap benakmu? Harapku begitu. Hmm, mungkin seperbagian keping hati ini sudah terbawa oleh kenangan itu , kiranya. 04/09/14